Pasar Triwindu



Kamis (17/02/11) menjadi hari menyenangkan yang menawarkan beragam pengalaman dan kesempatan yang sangat mengesankan. Foto ini diambil saat berada di Triwindu, Solo. Selepas mengadakan kunjungan di Javaplant , Karangpandan, Karanganyar, Solo. Disinilah saya dan rombongan mencuci mata, melatih otot mata melihat berbagai barang antik yang tersaji begitu lengkap.Hampir semua barang yang berada disana unik-unik. Solo, tempat indah dalam kenangan itu memang memberikan kenyamanan.

Bahkan para Mbak-Mbak atau Ibu-Ibu JRU, sudah pada tersebar dan saling memilah-milah barang-barang antik yang benar-benar membuat mereka tertarik. Entah sekadar bertanya harga atau lebih berminat untuk membeli, kegiatan kunjungan satu ini menjadi agenda yang benar-benar tak terlupakan dalam memori.

Pasar Triwindu yang kini lebih familiar dan berkesan dalam setiap orang sebagai tempat barang antik ini memang sangat populer. Nama Triwindu sendiri sebenarnya dipakai untuk mengenang kembali pertemuan para tokoh dalam pergerakan nasioanl di Surakarta pada tahun 1938. Keberadaan Tugu Lilin atau Monumen Kebangkitan Nasional di Penuping., juga salah satu yang diabadikan dalam mengenang pergerakan itu.


Nah, kalau ada yang ingin berburu barang antik, disinilah tempat yang sangat tepat. Selain lengkap dan unik, harga yang ditawarkan juga bisa di nego dan emmmm dengan lihai kita bisa menyikat barang yang kita lirik.

Meski ini baru pertama kali berkunjung kesini. Ingin rasanya pergi kesana lagi. Sekadar mencuci mata dan siapa tahu ada barang yang tertarik untuk dibawa sebagai cinderamata. Dijamin, bagi yang sangat suka mengoleksi barang antik, memang disinilah tempat berburu paling tepat.


0 Responses