|
Indah nian, pemandangan yang diberikan oleh alam.Tak akan pernah habis dinikmati dalam jangkaun tangan manusia.
Sisa-sisa sinar matahari di sore hari saat dia mulai berpamitan dan meninggalkan semua kewajiban bersinarnya di tempat yang selama ini kurindukan, dan berpindah ke tempat lainnya di belahan bumi yang lain untuk kembali bersinar.
Matahari, sanggupkah aku menjadi sepertimu? Yang tak pernah lelah memberikan sinar, tak pernah lelah berbagi secercah cahaya kepada siapapun yang menerimanya.
Kesetiaanmu pasti dan tak akan pernah luntur meski berjuta hirauan yang sering tampil dalam sikap manusia.
Kehadiranmu memberikan sejuta arti dan manfaat bagi khalayak.
Sinarmu tak akan pernah redup meski awan tebal menutupi.
Mampukah aku berperan menjadi sepertimu? Aku ingin membagi sinarku kepada setiap orang. Aku ingin membagi kebahagiaan, kesenangan, keindahan kepada keluarga, teman-teman, dan orang-orang yang kusayangi keberadaannya. Aku ingin kehadiranku selalu bersinar meski begitu banyak awan-awan tebal yang muncul menutupi.
matahariku
Indahmu
sinarmu
kehangatanmu
selalu kurindu
detik waktu
menjadikan setiap langkahku
selalu bersamamu
selalu saja kutunggu
wahai kekasihku
semuanya dalam penantianku


