awalnya

Masih ingat dengan jelas, saat kau mengirimkan sms itu. Malam yang dingin, gerimis rintik terbalut malam syahdu melangkahkanku keluar mencarimu. Masihkahkah kau ingat mas? begitulah dahulu panggilan sayangku untukmu.

Saat waktu menunjukkan dalam saat yang tak lagi waktunya untuk bertamu. Tetapi kau terus memaksaku. Memaksaku keluar karena kau tak tahu jalan menuju ke rumahku. Karena ini kali pertama kau menghampiri rumahku yang memang daerah asing bagimu.

Angin malam menyenandungkan iramanya. Bak irama syahdu memang tercipta mengiringi akan peristiwa ini. Hujan rintik pun berhenti. Meski cemas hati meliputi karena kau sungguh-sungguh akan bertamu malam ini. Tetapi dalam hati, perasaan senang membucah akan keseriusanmu. Keteguhanmu. Kau benar-benar mencariku.

Sesaat sebentar, ku melihat dirimu bersama dengan orang lain datang. Memang bukan kau seorang yang hadir waktu itu. Karena kutahu, semua jalan ini terlalu asing bagimu. Ia memang sengaja menjadi petunjuk arah jalan, apalagi dengan malam yang telah hadir memenuhi.

Bagiku memang bukan sebuah perkara. Tetapi, kau begitu bijak ketika ku sekedar bertanya tentang hal itu. "Maafkan aku, karena aku mengajak oranglain, karena ia lebih mengerti jalan menuju kesini. Sedang aku, sama sekali kutak pernah singah di tempat ini. Malampun juga bertambah larut jika nanti akau harus tersesat, dan harus sampai kerumahmu lebih malam lagi, "ucapnya lirih.

Meski sudah kupersilahkan masuk, tetapi tak juga urung dia mengizinkan dirinya untuk masuk. Sebatas hanya memberikan sesuatu padaku. Sekotak coklat, dengan boneka dan setangkai bunga. Sembari ia memperkenalkan teman yang telah membantu mencari-cari rumahku hingga setelah kutahu, ternyata ia harus berputar-putar berkali-kali hingga sampai menemukannya.

Wajah itu. Wajah sendu yang menatapku, sambil mengatakan "maafkan aku. .sekali lagi maafkan aku."

Meski terlihat, dia tak ingin pulang terlalu cepat tapi apa daya waktu tak mau mempersilahkannya barang sejenak. Senandung hanya sebentar berlalu. Malam dingin itu. Dalam pesona bintang yang ikut meramaikan. Serta sentuhan angin mulai mengikuti kepulangannya.

.....continue.....




0 Responses