suaraku.....

Waktu terus berdetak sebagai bukti akan semua perubahan yang ada. Kehidupan pun terus bergulir seiring dengan dentakan sang waktu. Begitu juga dengan kehidupan yang dijalani oleh manusia. Meskipun terkadang, kita berusaha untuk mencintai apa yang sedang kita kerjakan. Tentunya hati pasti akan mengatakan suara jeritannya.

Suaranya pasti begitu murni terlontar. Dengan melihat semua kondisinya sekarang. Lalu, mana yang harus kupercaya? Mana yang harus kulakaukan sebagai sikap selanjutnya?

Sungguh ironis, jika kita menyadari satu hal yang selama ini terabaikan. Mungkin barangkali aku pikir hanya aku saja yang berpikiran demikian. Ternyata juga oleh yang lainnya.

Lalu, jika ternyata bukan satu orang saja yang berpikiran demikian. Bukankah itu hal yang benar? Setidaknya menurut hati nurani kami. Begitu dalam nian pikiran dan hati kami mengenai perihal tersebut.

Ya Allah, dimanakah seharusnya aku mengadu???Hanya padaMu Ya Allah. Tunjukkanlah cahaya terangMu, dan tunjukanlah mana yang benar dan mana yang salah pada kami. Agar kami selalu berjalan dengan jalanMu dengan penuh kepastian dan ketenangan. Kuatkan hati kami Ya Allah. .

Percayakan kami padaMu. Bukan percaya kepada sebilah pisau janji yang bisa rapuh ditelan dengan dusta. . .

Hati ini telah kenyang diombang-ambingkan dengan janji-janji penuh dusta. Jangan sampai janji dusta itu menghampiri kami lagi. .

Sesuatu pasti akan berada dalam orang yang benar dan saat yang tepat. Semuanya pasti akan dibuktikan oleh sang waktu.
0 Responses